Langsung ke konten utama

Biography of UMAR BIN KHATHAB




KHALIFAH UMAR BIN KHATHAB
  • ·       PERIODE MAKKAH


Umar bin Khathab dilahirkan di Mekah pada tahun 40 SH. Ayahnya bernama Naufal bin Abdil Uzza dari suku bani Adi. Ibunya bernama Hantamah binti Hasyim bin Al Mughiroh. Umar bin Khatab masuk islam pada usia 27 tahun.


Umar bin Khathab adalah termasuk bangsawan Quraisy yang terkenal. Tidak ada satupun kaum Quraisy Makkah yang tidak mengenal Umar. Ini karena Umar bin Khathab terkenal sebagai seorang yang amat pemberani, gagah, dan tegas. Ia juga adalah seorang yang cerdas dan berpengetahuan luas. Umar bin Khathab mempunyai riwayat hidup yang aneh dalam Islam. Di Mekkah dikenal ada dua orang yang gagah perkasa, yang pertama bernama Umar bin Khathab dan yang kedua yaitu Umar bin Hisyam. Oleh keganasan kedua orang ini, orang islam beribadat dibawah pimpinan Nabi Muhammad secara sembunyi-sembunyi dirumah Al Arqam, dicelah bukit shafa Nabi Berdo’a untuk kemenangan islam : “Ya Tuhanku, perkuatanlah Islam ini dengan salah seorang dari dua Umar”.


Rupanya do’a Rasulullah SAW dikabulkan oleh Allah. Pada suatu hari saat kebencian Umar bin Khathab terhadap umat Islam dan Rasulullah SAW telah memuncak. Umar bin Khathab berniat mendatangi Rasulullah SAW, sekaligus membunuhnya. Di tengah perjalanan menuju rumah Rasulullah SAW, Umar bertemu dengan Nu’aim bin Abdullah dengan sapaanya : “Hendak kemana kamu, Umar ?”.  Aku akan membunuh Muhammad”. Jawab Umar. Nu’aim bin Abdullah berkata : “Kalau ingin membunuh Nabi, maka bunuhlah keluargamu (iparmu, anak pamanmu Said bin Zaid dan adikmu Fatimah). Maka dengan geram menuju Rumah Fatimah yang ditemuinya sedang membaca Al Qur’an, dengan marah Umar menyerang Said suami Fatimah yang dihadang oleh adiknya. Akibatnya, Fatimah mendapatkan tamparan keras dari Umar sampai bercucuran darah . tetapi Fatimah tetap mengimani Allah dan Muhammad Rasulullah. “Sekarang perbuatlah sesuka hatimu kepada kami”.


Mendengar ketegasan adiknya sambil melihat darah yang mengucur dari muka Fatimah, hati Umar menjadi luluh. Ditanyanya Fatimah : “Tolong berikan lembaran Syair yang telah kalian baca tadi, agar aku dapat mempertimbangkan apa yang telah diajarkan Muhammad kepadamu!”. Fatimah menjawab : “Ini bukan syair, ini Kalamullah. Karena itu kamu bisa menyentuh maknanya jika kamu keadaan suci”. Fatimah tidak memberikan lembaran ayat Al Qur’an itu, sebelum Umar bersedia mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai jaminan. Umarpun akhirnya pergi mencuci dirinya, kemudian berikrar masuk islam.


Fatimah memberikan lembaran Al Qur’an yang tadi dipelajarinya kemudian Umar dalam hati dan yang dibaca Umar adalah surat At Thaha : 1-8

Yang dilakukan Umar setelah masuk islam yaitu menyebarkan berita keislamanya ke Seluruh kota Mekkah. Dia berpidato di Masjid agar semua orang tahu bahwa ia telah menjadi pengikut Nabi Muhammad. Dan pengaruh Islamnya Umar bin Khathab yaitu :

1.      Menumbuhkan rasa keberanian di kalangan Muslim

2.      Umat islam tidak segan-segan lagi menyatakan keislamanya dihadapan Umum

3.      Islam menjadi agama yang kuat dan umat Islam akan mendapatkan perlindungan dari ancaman masyarakat Quraisy.

Menurut ibnu Mas’ud menyatakan : Islamnya Umar adalah pembukaan, hijrahnya Umar adalah suatu kemenangan, dan kepemimpinan Umar merupakan berkah atau suatu Rahmat.

  • ·        PERIODE MADINAH



  1. Selalu ikut dalam setiap peperangan seperti perang Badar, Uhud, Khondak, Tabuk, Hunaian, dan lain-lain, sehingga turunlah wahyu sebagai dasar hukum. 
  2. Berani menyatakan sesuatu kepada Nabi yang tidak dilakukan oleh para sahabat yang lain. Contoh : ketika Abdullah bin Ubay tokoh munafik meninggal, anak Abdullah memohon kepada Nabi untuk mensholatkan jenazahnya. Permohonan diterima Nabi, tetapi Umar menentangnya, dan ternyata pendapat Umar dibenarkan oleh Allah SWT dengan turunnya ayat Al Qur’an surat At Taubah ayat 84 tentang larangan mensholati jenazah orang non muslim.  
  3. Mengajukan usul kepada Rasulullah agar melarang orang-orang bermabuk-mabukan dan minum arak, sehingga turunlah wahyu surat Al Maidah ayat 90 yang isinya tentang larangan minum khamr, berjudi, mengundi nasib, dan berkurban untuk berhala.



  • ·        PROSES PENGANGKATAN UMAR BIN KHATHAB SEBAGAI KHALIFAH


Ketika Khalifah Abu Bakar merasa sakitnya parah dan merasa ajalnya sudah dekat, terpikir olehnya tentang calon penggantinya, apabila hal tersebut diserahkan langsung kepada musyawarah kaum muslimin khawatir akan terjadi perselisihan. Oleh karena itu, ia perlu menunjuk calon tetap sebagai penggantinya yaitu memilih Umar bin Khathab, tetapi Abu Bakar tetap meminta pandangan dari para sahabat baik dari Muhajirrin maupun Anshar seperti Abdurrahman bin Arif, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan lain-lain. Mereka umumnya setuju dan sepakat bahwa Umar sebagai calon Khalifah kedua karena Umar adalah seorang yang tegas dan bijaksana. Dengan meninggalnya Abu Bakar pada hari Senin tanggal 23 Agustus 624 M dalam usia 63 tahun, maka pemerintahan Islam langsung dipegang oleh Umar bin Khathab yang telah ditunjuk  oleh Abu Bakar dan disetujui oleh seluruh Umat islam secara Aklamasi dengan tidak meninggalkan azas demokrasi Islam, dengan hati yang ikhlas mereka semua ikut membai’at Umar sebagai Khulafaur Rasyidin kedua.

  • ·       WAFATNYA KHALIFAH UMAR BIN KHATHAB

Setelah beliau memegang jabatan Kekhalifahan selama sepuluh tahun. Beliau wafat akibat pedang seorang budak dari bangsa Persia yang bernama Abu Lu’lu’ah. Dan sebelum wafat, beliau sempat menunjuk sahabat terkemuka untuk menggantikannya. Keenam sahabat itu adalah Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Sa’ad bin Abi Waqash, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwam dan Thalhah.
Setelah Khalifah Umar bin Khathab wafat pada hari Ahad 1 Muharram 24 H/ 644 M dalam usia 63 tahun dan dimakamkan disisi Makam Abu Bakar Ash Shiddiq dan Rasulullah SAW. Keenam sahabat ini menunjuk Usman bin Affan sebagai Khalifah ketiga.

  • ·        JASA DAN PENINGGALAN UMAR BIN KHATHAB

Umar bin Khathab memerintah selama lebih kurang 10 tahun, dengan mengembangkan dan memperluas wilayah islam sampai ke :
1)     Syiria meliputi kota-kota :
 Yarmuk tahun 13 H

Damascus tahun 14 H
 Ajnadain tahun 16 H melawan tentara Romawi dipimpin oleh Amru bin Ash
2)     Palestina meliputi kota :
Baitul Maqdis tahun 18 H dengan jatuhnya kota Baitul Maqdis maka seluruh Syiria dan Palestina dibawah kekuasaan islam.
3)     Irak dan Persia
Umar bin Khathab mengirim Sa’ad bin Abi Waqash untuk menundukkan Irak dan Persia menghadapi musuh sebanyak 30.000 orang dipimpin oleh Jenderal Rustom. Setelah melalui peperangan, akhirnya tahun 21 H Irak dan Persia dikuasahi setelah Perang Nahawud.
4)     Mesir
Termasuk jajahan Romawi Timur, mereka dibebani pajak yang tinggi, sehingga masyarakat Mesir menantikan kedatangan Islam. Melanjutkan pertempuran Yarmuk melawan tentara Romawi di wilayah Syam, Pasukan Islam Terdiri dari 4 kelompok :
a)      Kelompok 1 dipimpin Abu Ubaidah bin Jarroh untuk menundukkan Hims.
b)     Kelompok 2 dipimpin Yazid bin Abu Sofyan untuk menundukkan Damascus.
c)      Kelompok 3 dipimpin Amir bin Ash untuk menundukkan Palestina.
d)     Kelompok 4 dipimpin Syurahbil bin Hasanah untuk menundukkan Yordania.
Kemudian keempat kelompok disatukan di Yarmuk ditambah pasukan Kholid bin Walid. Dibawah pimpinan Kholid bin Walid, kemenangan dipihak Islam tahun 13 H Yarmuk dikuasai tentara Islam.
Khalifah Umar mengirimkan pasukan dibawah pimpinan Amru bin Ash pada waktu itu berkuasa di Mesir adalah Gubernur Muqauqisyrami. Amru bin Ash masuk Al Farma tahun 19 H (640 M) yang merupakan pintu gerbang masuk Kota Mesir, kemudian dilanjutkan ke Bilbis, Ummu Dunain, dan Ainu Syam. Sasaran terakhir yaitu kota Iskandariah yang merupakan Kota Pelabuhan dagang dan pelabuhan armada di Barat Laut Kairo, dengan demikian seluruh Mesir dapat dikuasai oleh Amru bin Ash pada tahun 20 H.

  • ·        KEMAJUAN YANG DICAPAI PADA MASA KHALIFAH UMAR BIN KHATHAB



  1.      Pembagian daerah Kekuasaan

Umar bin Khathab membagi daerah Islam menjadi beberapa wilayah atau propinsi yang masing-masing dipimpin oleh seorang Gubernur.
a)      Propinsi Kufah dipimpin Sa’ad bin Abi Waqash
b)     Propinsi Basrah dipimpin Utbah bin Khazwan
c)      Propinsi Pustot (Mesir) dipimpin oleh Amru bin Ash


   2. Membentuk Dewan-Dewan seperti :



a)      Baitul Maal (perbendaharaan Negara) bertugas mengatur masuk keluarnya uang.
b)     Dewan Militer (angkatan perang) untuk melindungi wilayah islam.
c)      Dewan Hakim untuk menciptakan keadilan masyarakat.
d)     Dewan Pos untuk mengatur perjalanan surat menyurat
e)      Mendirikan Hisbah, badan yang mengawasi pasar, timbangan, takaran, tata tertib, dan kebersihan.

  3.   Menetapkan tahun Hijriyah sebagai tahun baru Islam 

    4. Membangun dan memperindah masjid-masjid seperti : Masjidil Al Haram, Masjid Nabawi,dll

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERADABAN ISLAM DI NEGARA RUSIA

ISLAM MASUK KE KAWASAN RUSIA Islam di Rusia adalah agama terbesar setelah kristen ortodoks. yakni sekitar 21-28 juta penduduk atau 15-20 persen dari sekitar 142 juta penduduk. kehidupan Muslim di Rusia semakin membaik jika dibandingkan dengan masa kekuasaan komunis dahulu. SEJARAH ISLAM MASUK KE RUSIA Muslim pertama di wilayah Rusia modern adalah masyarakat Dagestani di kawasan Derbent setelah penaklukan arab pada abad ke-8.  Negeri Muslim pertama adalah Volga Bulgaria pada tahun 922. Kaum Tatar mewarisi agama islam di negeri itu. Kemudian kebanyakan orang Turki Eropa dan Kaukasia juga jadi pengikut islam. Islam di Rusia telah hadir lalu berkembang pada awal penaklukan Volga tengah pada abad ke 16, yang membawa orang Tatar dan orang Turk lainnya di kawasan Volga Tengah ke negeri Rusia. Pada abad ke 18 dan ke 19. Penaklukan Rusia di kawasan Kaucasus utara membawa orang-orang muslim di kawasan ini seperti Dagestan, Chechen, Circassia, Ingush dan lain-lain ke ...

Biography of ABU BAKAR ASH SHIDDIQ

KHALIFAH ABU BAKAR ASH SHIDDIQ   PERIODE MAKKAH Abu Bakar adalah putera Usman, Abu Quhafah bin Amir. Silsilah keturunannya bertemu dengan nabi pada Ka’ab bin Luai yang bertali temali keatas sampai kepada nabi Adam. Panggilan Abu Bakar As Shidiq ini sebenarnya adalah sebagai gelaran saja. Abu artinya Bapak, Bakar artinya dengan segera (Beliau dinamai demikian karena beliau masuk islam dengan segera, mendahului yang lain). Kemudian As Shidiq, artinya yang amat membenarkan. Karena beliau amat membenarkan berbagai pengalaman dan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Terutama peristiwa Isra’ dan Mi’raj.  Adapun namanya sebelum islam yaitu Abdul Ka’bah dan sesudah islam mendapat nama baru dari Nabi yaitu menjadi Abdullah. Beliau lahir pada tahun 568 M atau 55 tahun sebelum hijrah. Ibunya bernama Salma Ummul Khair, yaitu anak paman Abu Quhafah sendiri. Tentang pribadinya, Abu Bakar terkenal sebagai sebagai orang yang berakhlak mulia, jujur, cerdas, cakap, kuat k...