Langsung ke konten utama

TARIQ BIN ZIYAD : Panglima Islam Penakluk Cordoba (SPANYOL)


Tariq bin Abdullah bin Walgho bin Walfajun bin Niber Ghasin bin Walhas bin Yathufat bin Nafzau adalah putra suku Ash-Shadaf, suku Barbar, penduduk asli daerah Al-Atlas, Afrika Utara. Ia lahir sekitar tahun 50 Hijriah. Ia ahli menunggang kuda, menggunakan senjata, dan ilmu bela diri.
Mendung   hitam   menggelayut  di  atas  bumi Spanyol.  Eropa  sedang dikangkangi oleh penjajah,  Raja  Gotik  yang  kejam.  Wanita merasa terancam  kesuciannya, petani dikenakan pajak tanah yang tinggi, dan banyak lagi penindasan yang tak berperikemanausiaan. Raja  dan anteknya  bersukaria dalam kemewahan sedang rakyat merintih dalam kesengsaraan. Sebagian besar penduduk yang beragama Kristen dan Yahudi,  mengungsi  ke Afrika, berharap mendapat ketenangan yang lebih menjanjikan. Dan saat itu Afrika, adalah sebuah daerah yang makmur dan mempunyai toleransi  yang  tinggi  karena  berada  di  bawah naungan pemerintahan Islam.
Satu  dari  jutaan  pengungsi  itu  adalah Julian, Gubernur Ceuta yang putrinya Florinda  telah dinodai Roderick, raja bangsa Gotik. Mereka memohon  pada  Musa bin  Nusair,  raja  muda Islam  di  Afrika untuk memerdekakan negeri mereka dari penindasan raja yang lalim itu. Setelah  mendapat  persetujuan Khalifah, Musa melakukan pengintaian kepantai  selatan Spanyol. Bulan Mei tahun 711 Masehi, Tariq bin Ziyad, budak Barbar yang juga mantan pembantu Musa bin Nusair memimpin 12.000 anggota  pasukan  muslim  menyeberangi selat antara Afrika dan daratan Eropa.
Begitu  kapal-kapal  yang  berisi  pasukannya mendarat di Eropa, Tariq mengumpulkan mereka  di  atas sebuah bukit karang, yang dinamai Jabal Tariq (karang Tariq) yang sekarang terkenal dengan nama Jabraltar. Diatas bukit karang itu Thariq memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah menyeberangkan mereka.Tentu  saja  perintah ini membuat prajuritnya keheranan. "Kenapa Anda lakukan ini?" tanya mereka. "Bagaimana kita kembali nanti?" tanya yang lain.
Namun  Tariq  tetap pada pendiriannya. Dengan gagah berani ia berseru,"Kita datang  ke  sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya  pilihan menaklukkan negeri ini dan menetap di sini, atau kita semua syahid. "Keberanian  dan perkataannya yang luar biasa menggugah Iqbal, seorang penyair   Persia,  untuk  menggubahnya dalam  sebuah  syair  berjudul"Piyam-i Mashriq": "Tatkala  Tariq membakar kapal-kapalnya di pantai Andalusia (Spanyol), Prajurit-prajurit mengatakan,  tindakannya tidak bijaksana. Bagaimana bisa  mereka  kembali  ke  negeri Asal, dan perusakan peralatan adalah bertentangan  dengan hukum Islam. Mendengar itu semua, Tariq menghunus pedangnya,  dan menyatakan bahwa setiap negeri kepunyaan Allah adalah kampung halaman kita."
Kata-kata  Tariq  itu  bagaikan  cambuk yang melecut semangat prajurit muslim yang dipimpinnya.  Bala  tentara muslim yang berjumlah 12.000 orang  maju melawan tentara Gotik yang berkekuatan 100.000 tentara. Pasukan   Kristen   jauh   lebih   unggul  baik dalam  jumlah  maupun persenjataan.  Namun semua  itu  tak mengecutkan hati pasukan muslim.
Tanggal  19  Juli tahun 711 Masehi, pasukan Islam dan Nasrani bertemu, keduanya   berperang di  dekat  muara sungai Barbate. Pada pertempuran ini,  Tariq  dan pasukannya berhasil melumpuhkan pasukan Gotik, hingga Raja  Roderick  tenggelam  di  sungai  itu. Kemenangan Tariq yang luar biasa  ini, menjatuhkan semangat orang-orang Spanyol dan semenjak itu mereka  tidak  berani  lagi menghadapi  tentara Islam secara terbuka.
Tariq  membagi  pasukannya  menjadi  empat kelompok, dan menyebarkan mereka ke Kordoba, Malaga, dan Granada. Sedangkan dia sendiri bersama pasukan utamanya  menuju ke Toledo, ibukota Spanyol. Semua kota-kota itu menyerah tanpa perlawanan berarti. Kecepatan gerak dan kehebatan pasukan  Tariq  berhasil melumpuhkan orang-orang Gotik.
Rakyat Spanyol yang   sekian   lama   tertekan   akibat   penjajahan bangsa  Gotik, mengelu-elukan  orang-orang  Islam.  Selain  itu, perilaku Tariq dan orang-orang   Islam   begitu  mulia sehingga mereka  disayangi  oleh bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.
Salah satu pertempuran paling seru terjadi  di   Ecija,  yang membawa kemenangan bagi pasukan Tariq. Dalam pertempuran  ini,  Musa bin Nusair, atasannya, sang raja muda Islam di Afrika  ikut  bergabung dengannya.
Selanjutnya,  kedua  jenderal itu bergerak  maju terus berdampingan dan dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun   seluruh  dataran  Spanyol jatuh  ke  tangan  Islam.  Portugis ditakluk-kan pula  beberapa tahun kemudian.
"Ini merupakan perjuangan utama  yang terakhir  dan  paling sensasional bagi bangsa Arab itu," tulis Phillip K.Hitti, "dan membawa masuknya wilayah Eropa yang paling luas  yang belum pernah mereka peroleh sebelumnya ke dalam kekuasaan Islam. Kecepatan pelaksanaan dan kesempurnaan keberhasilan operasi ke Spanyol   ini  telah  mendapat tempat  yang  unik di dalam  sejarah peperangan  abad pertengahan."
Penaklukkan  Spanyol oleh orang-orang Islam mendorong timbuln-ya revolusi sosial di mana kebebasan beragama benar-benar  diakui. Ketidaktoleranan  dan penganiayaan yang  biasa dilakukan orang-orang Kristen, digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan  hati yang luar biasa.
Keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, sehingga  jika tentara  Islam  yang melakukan kekerasan akan dikenakan hukuman  berat. Tidak ada harta benda atau tanah milik rakyat yang  disita.Orang-orang Islam memperkenalkan sistem perpajakan yang sangat  jitu yang dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu dan menjadikan negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristen dibiarkan memiliki  hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas   mendapat   kesempatan  yang  sama  dalam  pelayanan umum.
Pemerintahan  Islam  yang  baik  dan  bijaksana ini membawa efek luar biasa. Orang-orang Kristen  termasuk  pendeta-pendetanya  yang pada mulanya meninggalkan  rumah  mereka dalam keadaan ketakutan, kembali pulang  dan menjalani  hidup yang bahagia dan makmur. Seorang penulis Kristen   terkenal menulis:  "Muslim-muslim  Arab  itu  mengorganisir kerajaan Kordoba  yang baik adalah sebuah keajaiban Abad Pertengahan, mereka mengenalkan obor pengetahuan dan peradaban, kecemerlangan dan keistimewaan  kepada   dunia Barat.  Dan saat  itu Eropa sedang dalam kondisi  percekcokan  dan  kebodohan  yang biadab."
Tariq  bermaksud menaklukkan   seluruh   Eropa,   tapi  Allah menentukan  lain. Saat merencanakan  penyerbuan  ke  Eropa,  datang panggilan dari Khalifah untuk pergi ke Damaskus. Dengan disiplin dan kepatuhan tinggi, Tariq memenuhi panggilan Khalifah  dan berusaha tiba  seawal  mungkin di Damaskus. Tak  lama kemudian, Tariq  wafat di  sana. Budak Barbar, penakluk  Spanyol, wilayah Islam terbesar diEropa yang selama delapan abad di bawah kekuasaan Islam telah memenuhi panggilan Rabbnya.  Semoga Allah merahmatinya.

Komentar

  1. 2019 ford edge titanium for sale - TitaniumArts
    2021-07-02, 01:00 am - 10 years babyliss pro titanium straightener ago · 2018 ford ecosport titanium Find great deals on mens wedding bands titanium all of the Best omega titanium Deals on www.titanium-arts.com in-store at the titanium for sale Best Buy in Las Vegas.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERADABAN ISLAM DI NEGARA RUSIA

ISLAM MASUK KE KAWASAN RUSIA Islam di Rusia adalah agama terbesar setelah kristen ortodoks. yakni sekitar 21-28 juta penduduk atau 15-20 persen dari sekitar 142 juta penduduk. kehidupan Muslim di Rusia semakin membaik jika dibandingkan dengan masa kekuasaan komunis dahulu. SEJARAH ISLAM MASUK KE RUSIA Muslim pertama di wilayah Rusia modern adalah masyarakat Dagestani di kawasan Derbent setelah penaklukan arab pada abad ke-8.  Negeri Muslim pertama adalah Volga Bulgaria pada tahun 922. Kaum Tatar mewarisi agama islam di negeri itu. Kemudian kebanyakan orang Turki Eropa dan Kaukasia juga jadi pengikut islam. Islam di Rusia telah hadir lalu berkembang pada awal penaklukan Volga tengah pada abad ke 16, yang membawa orang Tatar dan orang Turk lainnya di kawasan Volga Tengah ke negeri Rusia. Pada abad ke 18 dan ke 19. Penaklukan Rusia di kawasan Kaucasus utara membawa orang-orang muslim di kawasan ini seperti Dagestan, Chechen, Circassia, Ingush dan lain-lain ke ...

Biography of ABU BAKAR ASH SHIDDIQ

KHALIFAH ABU BAKAR ASH SHIDDIQ   PERIODE MAKKAH Abu Bakar adalah putera Usman, Abu Quhafah bin Amir. Silsilah keturunannya bertemu dengan nabi pada Ka’ab bin Luai yang bertali temali keatas sampai kepada nabi Adam. Panggilan Abu Bakar As Shidiq ini sebenarnya adalah sebagai gelaran saja. Abu artinya Bapak, Bakar artinya dengan segera (Beliau dinamai demikian karena beliau masuk islam dengan segera, mendahului yang lain). Kemudian As Shidiq, artinya yang amat membenarkan. Karena beliau amat membenarkan berbagai pengalaman dan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Terutama peristiwa Isra’ dan Mi’raj.  Adapun namanya sebelum islam yaitu Abdul Ka’bah dan sesudah islam mendapat nama baru dari Nabi yaitu menjadi Abdullah. Beliau lahir pada tahun 568 M atau 55 tahun sebelum hijrah. Ibunya bernama Salma Ummul Khair, yaitu anak paman Abu Quhafah sendiri. Tentang pribadinya, Abu Bakar terkenal sebagai sebagai orang yang berakhlak mulia, jujur, cerdas, cakap, kuat k...

Biography of UMAR BIN KHATHAB

KHALIFAH UMAR BIN KHATHAB ·        PERIODE MAKKAH Umar bin Khathab dilahirkan di Mekah pada tahun 40 SH. Ayahnya bernama Naufal bin Abdil Uzza dari suku bani Adi. Ibunya bernama Hantamah binti Hasyim bin Al Mughiroh. Umar bin Khatab masuk islam pada usia 27 tahun. Umar bin Khathab adalah termasuk bangsawan Quraisy yang terkenal. Tidak ada satupun kaum Quraisy Makkah yang tidak mengenal Umar. Ini karena Umar bin Khathab terkenal sebagai seorang yang amat pemberani, gagah, dan tegas. Ia juga adalah seorang yang cerdas dan berpengetahuan luas. Umar bin Khathab mempunyai riwayat hidup yang aneh dalam Islam. Di Mekkah dikenal ada dua orang yang gagah perkasa, yang pertama bernama Umar bin Khathab dan yang kedua yaitu Umar bin Hisyam. Oleh keganasan kedua orang ini, orang islam beribadat dibawah pimpinan Nabi Muhammad secara sembunyi-sembunyi dirumah Al Arqam, dicelah bukit shafa Nabi Berdo’a untuk kemenangan islam : “Ya Tuhanku, perkuatanla...